WAJAH KESEHATAN INDONESIABy DR.Sampurno | September 8, 2007 Oleh: Sampurno1 Memasuki tahun 2007 ada signal buram yang perlu kita waspadai berkaitan dengan masalah kesehatan di Indonesia. Dua minggu pertama di bulan Januari 2007 kasus flu burung merebak dibanyak daerah dengan Jakarta sebagai episentrumnya. Belum reda KLB (Kejadian Luar Biasa) flu burung, datang bertubi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurut situs Depkes, sampai dengan tanggal 31 Januari 2007, DBD telah menelan 144 korban jiwa dari total penderita 8.019 orang. Topics: Uncategorized | No Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Bencana yang bertubi-tubi menimpa Indonesia akhir-akhir ini tergolong luar biasa. Seandainya Tuhan masih menurunkan kitab suci, niscaya bencana-bencana itu akan dikisahkan untuk menjadi pelajaran bagi generasi manusia di zaman mendatang. Banjir besar di zaman Nabi Nuh (Noah) sungguh kalah dasyat dibandingkan dengan bencana Tsunami di Aceh. Banjir di zaman Nabi Nuh berlangsung berhari-hari dengan korban hanya beberapa ribu jiwa manusia, karena pada waktu itu penduduk di negeri Nabi Nuh jumlahnya memang masih sedikit. Bandingkan dengan bencana Tsunami di Aceh yang berlangsung hanya beberapa menit tetapi menelan korban lebih dari 120 ribu jiwa manusia. Topics: Uncategorized | 1 Comment » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Oleh: H. Sampurno 1 DPR-RI baru saja menyetujui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 untuk ditetapkan sebagai Undang-Undang. RPJP Nasional adalah dokumen perencanaan pembangunan nasional untuk jangka waktu 20 tahun ke depan, yang memberikan arah sekaligus menjadi acuan bagi seluruh komponen bangsa dalam melaksanakan pembangunan nasional pada semua sektor. Diharapkan dengan adanya RPJP Nasional ini seluruh upaya pembangunan dapat disinergikan, dikoordinasikan dan saling melengkapi dalam satu kesatuan gerak dan dinamika pembangunan nasional yang efektif. Topics: Uncategorized | No Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Oleh: H. Sampurno 1 Sumatera adalah pulau impian – the real dream Island. Pulau yang luasnya hampir sama dengan gabungan wilayah Jerman, Austria dan Switzerland tersebut sungguh subur dan kaya dengan berbagai sumber alam: minyak bumi, gas alam, batu bara, emas, timah, bijih besi dan masih banyak lagi. Meskipun sudah ada berjuta hektar perkebunan kelapa sawit, karet, coklat dan berbagai tanaman holtikultura - lahan pulau itu yang diolah baru sekitar 15 sampai dengan 20%. Jumlah penduduk pulau Sumatera juga ideal dibandingkan dengan luas wilayahnya. Sumatera juga dekat dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi regional: Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, China dan India. Selat Malaka dilalui sekitar 5.000. ship and boad tiap hari – tersibuk di wilayah Asia Pasifik yang hanya bisa ditandingi oleh Laut Utara di Eropa Barat. Lalu lintas udara di atas pantai timur Sumatera - Laut Cina Selatan juga merupakan salah satu yang tersibuk di dunia, tidak hanya membawa penumpang tetapi juga kargo udara. Pertumbuhan kargo udara di wilayah itu adalah tertinggi di dunia. Posisi geografis Sumatera ini mempunyai potensii geoekonomi yang luar biasa dan merupakan structural capital yang tidak dimiliki oleh pulau-pulau lain di Indonesia termasuk pulau Jawa sekalipun. Topics: Uncategorized | 1 Comment » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Sampurno1 Tersedianya obat dalam jenis dan jumlah yang cukup, bermutu baik dan terjangkau oleh masyarakat adalah satu prasyarat yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Tanpa dukungan penyediaan obat yang cukup dan bermutu baik, pelayanan kesehatan akan lumpuh - karena hampir semua intervensi medik pada semua strata pelayanan kesehatan memerlukan obat. Oleh karena itu implementasi program kesehatan memerlukan dukungan industri farmasi yang tangguh yang dapat mencukupi kebutuhan obat secara nasional. Menarik untuk disimak bagaimana Farma Indonesia 2006 dan prospeknya pada 2007. Pasar Farma Indonesia Topics: Uncategorized | 3 Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Dalam duapuluhlima tahun terakhir ini telah terjadi revolusi korporasi yang bersifat mendasar. Industri yang sebelumnya bertumpu pada aset wujud fisik (tangible physical assets) mengalami transisi menuju ekonomi baru, yakni produksi barang dan jasa serta penciptaan nilai (value creation) menjadi tergantung pada aset nirwujud (intangible assets). Uni Eropa sangat menyadari terhadap pergeseran ini dan karena itu mereka melaksanakan program yang ambisius untuk membuat ekonomi Eropa menjadi paling dinamik dan menjadikan Eropa sebagai competitive knowledge-based economy yang unggul di dunia. Topics: Uncategorized | No Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 OBAT TRADISIONAL DAN SUPLEMEN MAKANAN: TIDAK PERLU APRIORI Oleh: H. Sampurno *) Tulisan Iwan Darmansyah yang bertajuk “ Obat yang Diragukan Efek Terapinya di Indonesia” (Suara Pembaruan 23/01/ 2004) tidak memiliki landasan ilmiah yang kukuh dan sangat subyektif. Dikatakannya di dunia ini Kepala Badan POM/FDA hanya dijabat oleh satu profesi tertentu dan bukan farmasis. Issue yang diangkat Iwan Darmansyah ini sama sekali tidak substansial, tidak ilmiah dan out of contex. Tidak ada satu pun negara di dunia ini yang mempersyaratkan hanya profesi tertentu yang dapat menduduki jabatan Kepala Badan POM/FDA. Di Australia, Country Manager Terapeutic Good Agency (TGA) di jabat oleh Sarjana Matematik yang juga Sarjana Manajemen. Comissioner US-FDA beberapa waktu yang lalu pernah dijabat oleh seorang Sarjana Hukum. Intinya tidak ada satu pun profesi yang berhak mengklaim bahwa Badan POM/FDA adalah otoritas profesinya. Tugas dan tanggung jawab pengawasan obat dan makanan menyangkut multi disiplin dan multi profesi. Semua profesi mempunyai peluang dan hak yang sama untuk mengembangkan profesionalisme dan kariernya di institusi pengawasan obat dan makanan ini. Topics: Uncategorized | 1 Comment » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Globalisasi yang bergerak cepat dengan implikasinya yang luas, telah menyadarkan otoritas regulatori di negara-negara ASEAN untuk melakukan harmonisasi regulasi farmasi sebagai pintu masuk menuju kerja sama yang lebih luas dan sustainable. Melalui harmonisasi akan dapat dilakukan penyelarasan (alignment) struktur regulatori di bidang farmasi, sehingga tidak ada lagi barrier yang menjadi sekat bagi kerja sama yang efektif di antara anggauta ASEAN. Topics: Uncategorized | No Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Oleh : H.Sampurno2 Pendahuluan Topics: Uncategorized | No Comments » By DR.Sampurno | September 8, 2007 Persaingan monopolistik adalah suatu bentuk organisasi pasar dimana banyak penjual produk heterogen/differenciated product dan dalam jangka panjang keluar masuk industri relatif mudah. Persaingan mononolistik ini umumnya terjadi pada bisnis ritel dan jasa. Pakaian, tekstil katun dan makanan olahan adalah industri-industri yang dekat dengan persaingan monopolistik di level nasional. Pada level lokal contoh yang paling baik dari persaingan monopolistic antara lain adalah outlet fast-food, salon kecantikan, apotik dan video rental yag seringkali lokasi usahanya saling berdekatan satu dengan yag lain. Perusahaan dalam bisnis tersebut dapat memiliki kekuatan monopoli melebihi pesaingnya yang didasarkan pada keunikan produk, lokasi yang lebih baik, layanan yang lebih baik dan perbedaan harga. Tetapi kekuatan pasar mereka relatif terbatas karena tersedianya produk pengganti. Topics: Uncategorized | No Comments » |